Beranda / Blog

MarkPlus: Permintaan Properti Turun, Internet Marketing Naik

 02/07/2020

teguh arief

Ilustrasi Internet Marketing Properti. Foto: Shutterstock.

Jakarta, Properti2 - Konsultanmarketinglokal berskala global, MarkPlus melakukan survei seputarmarketingpada sektor properti di tengah pandemi Covid-19. Adapun survei tersebut menunjukan hal-hal mengenai pengaruh pandemi Covid-19 terhadap industri properti, daya beli terhadap hunian baru, hingga strategi yang dilakukan perusahaan.

Hasil survei MarkPlus yang diperoleh dari pelaku properti menyebutkan bahwa pandemi Covid-19 dianggap menyebabkanpenurunan permintaan untuk industri properti sekitar 26-50%.

Kabar baiknya, menurut MarkPlus adanya fenomena penjualan online di industri properti. Pandemi Covid-19 mendorong beberapapengembang menawarkan produk mereka melaluiinternet marketingseiring dengan bekerja dari rumah (WFH) dan pembatasan sosial skala besar (PSBB). Akankah fenomena ini menjadimainstreamdi industri properti Indonesia di masa depan? Sepertinya itulah yang akan terjadi.

Adapun survei terhadap daya beli masyarakat yang diikuti oleh 100 responden yang mana 89% berasal dari Jabodetabek menunjukan daya beli masyarakat terhadap hunian baru menurun.

MarkPlus mengatakan di masa pandemi inimayoritas masyarakat menahan diri untuk membeli hunian barudan masih berfokus menjaga stabilitas keuangan. Penundaan pembelian ini diprediksi akan terjadi hingga 2021 meskipun ada sebagian masyarakat yang justru memanfaatkan momentum ini untuk berinvestasi dengan membeli properti baru.

Selain itu MarkPlus mengungkapkan mengenai prilaku sejumlah orangmencari informasi properti perumahan secara online telah meningkat. Dengan pertumbuhan 48% dalam volume pencarian Google dibandingkan tahun lalu, seperti yang dikatakan oleh Chong Ming Hwee (CEO 99 Group Indonesia).

Disebutkan juga oleh MarkPlus bahwakendala pemasaran online tidak dapat memberikan informasi seperti kondisi nyata lingkungandi sekitar properti. Misalnya berkenaan dengan kemacetan lalu lintas di sekitar, daerah kumuh di dekatnya, dan lokasi bebas banjir. Informasi itu harus dengan jelas diberitahukan kepada calon pembeli bahkan tanpa kunjungan fisik ke rumah tersebut.

Tagline:

MarkPlus

 

Internet Marketing

 

Covid-19