Beranda / Blog

PN Putuskan Pengembang Real Estat Menengah Atas Ini Pailit

 19/07/2020

Ilustrasi. Foto: SHUTTERSTOCK.COM

Jakarta, Properti2 - Salah satu pengembang real estat kelas menengah atas dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

PT Cowell Development Tbk dinyatakan pailit oleh PN Jakarta Pusat dengan Perkara Nomor: 21/Pdt. Sus/Pailit/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst tertanggal 7 Juli 2020. Kreditur PT Multi Cakra Kencana Abadi merupakan pihak yang mengajukan permohonan pailit. 

Adapun portofolio perusahaan terdiri atas perumahan, yakni Melati Mas Residence, Taman Serpong, Serpong Terrace, Laverde, dan Borneo Paradiso. Dan bangunan bertingkat seperti Westmark, The Oasis, dan Lexington Residence.

Dilansir dari InvestorDaily, perihal pailit tersebut, manajemen Cowell Development dalam keterangan tertulis, Kamis (16/7) menyatakan, permohonan pailit tersebut telah dilakukan oleh kreditur pada 17 Juni 2020 atas utang perseroan kepada kreditur sebesar Rp 53,4 miliar yang telah jatuh tempo pada 24 Maret 2020.

Dengan jangka waktu pinjaman yang diberikan sampai 9 bulan dan pengunaan pinjaman dipergunakan untuk biaya operasional perseroan. Perseroan juga mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan perundingan beberapa kali dengan kreditur. Hingga kini, perseroan masih tetap mengupayakan perdamaian. “Dengan adanya kejadian tersebut hingga sampai saat ini, tidak ada tuntutan hukuman lainnya,” ungkap manajemen.

Lebih lanjut mengenai pailit tersebut seperti dilansir dari Bizlaw.id, Kantor Hukum Madden Siagian & Partners Law Firm melalui Madden Siagian, SH, MH menjelaskan permasalahan akan dihadapi konsumen yang belum lunas cicilannya. 

“Yang sudah lunas meskipun belum balik nama nyaris tidak ada masalah lagi. Berbeda dengan yang masih mencicil, karena secara hukum pemilik aset itu masih atas nama bank atau pengembang sehingga konsumen tidak bisa berbuat banyak,” pungkas Madden.

Ditambahkan Madden bahwa lebih repot lagi jika konsumen yang belum lunas tersebut mencicil ke pengembang langsung. “Kalau mencicil ke bank jauh lebih mudah prosesnya, yang paling repot jika mencicil ke pengembang yang telah bangkrut. Prosesnya akan sangat panjang.” (arf)

Tagline:

PT Cowell Development Tbk