Beranda / Blog

Harga dan Penjualan Perumahan Turun Selama Tahun 2020

 20/04/2021

Ilustrasi penurunan penjualan perumahan. Foto: Shutterstock.

Jakarta, Properti2 - Harga perumahan di Indonesia hampir tidak bergerak atau mengalami penurunan kurang dari 0,1% selama tahun 2020. Harga rumah mengalami penurunan sebesar 0,13% pada kuartal akhir 2020 dengan perbandingan kuartal akhir 2019.

Menurut Bank Indonesia berdasarkan perbandingan dari tahun 2019, pandemi Covid-19 mempengaruhi penjualan perumahan yang mengalami penurunan sebesar 30,9% pada kuartal ketiga 2020. Dan penurunan sebesar 25,6% di kuartal kedua dan 43,2% di kuartal pertama.

Hal ini seiring dengan aktivitas konstruksi perumahan yang mengalami kelumpuhan di tahun 2020 karena pembatasan terkait pandemi Covid-19. Sebagai acuan, selama tahun 2020, hanya 2.698 unit yang diselesaikan di Jakarta. Atau mengalami penurunan sebesar 72,4% dibandingkan tahun 2019 sebanyak 9.769 unit.

Upaya Pertumbuhan Ekonomi

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati baru-baru ini mengumumkan bahwa anggaran pemulihan Covid-19 untuk tahun 2021 akan ditambahkan menjadi Rp619 triliun dari alokasi anggaran awal sebesar Rp372,3 triliun.

Dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pemerintah menghadirkan paket stimulus senilai Rp744,28 triliun, termasuk dana Rp1,5 triliun untuk program perumahan bersubsidi, yang diharapkan dapat menutupi pembiayaan untuk 175.000 rumah baru. (bli)

Baca juga: Naikkan Demand Properti, Pemerintah Tanggung PPN Rumah

Tagline:

Bank Indonesia

 

Pandemi Covid-19

 

Sri Mulyani Indrawati

 

Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik.