Beranda / Blog

Investasi Properti Singapura Turun Saat Pandemi Covid-19

 03/07/2020

teguh arief

AXA Tower di pusat kota Singapura. Foto: Keir Gravil / flickr.

Jakarta, Properti2 - Pandemi Covid-19 berdampak kepada penurunan nilai investasi properti di seluruh kota di dunia, tak terkecuali negara tetangga yang dikenal dengan sebutan Kota Singa.

Dilansir dari The Business Times yang mengacu data laporan Cushman & Wakefield sebut nilai investasi properti Singapura saat pandemi Covid-19 turun 45 persen menjadi 6,13 miliar Dolar Singapura pada semester pertama tahun ini.

Merinci laporan tersebut menyebutkan sektor perumahan mengalami penurunan yang tajam pada kuartal kedua hingga 84,9 persen dari kuartal pertama dengan perolehan 305,4 juta Dolar Singapura. Kuartal pertama mencatatkan nilai investasi sebesar 2,02 miliar Dolar Singapura.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa sektor perhotelan belum memberikan sumbangan investasi di Singapura. Hal ini disebutkan karena pembeli masih menunggu perubahan harga yang lebih rendah.

Adapun pada kuartal kedua kemarin, penyumbang investasi properti terbesar oleh Alibaba Group yang membeli setengah saham AXA Tower senilai 1,68 miliar Dolar Singapura. Perennial Real Estate juga melakukan investasi 30 persen sahamnya di TripleOne Somerset ke Shun Tak Holdings seharga 155,1 juta Dolar Singapura.

Terbesar lainnya Olayan Group yang membeli unit ritel dan perbankan 30 Raffles Place, yang dikenal Chevron House senilai 315 juta Dolar Singapura.

Tagline:

Investasi Properti

 

Singapura

 

Covid-19

 

Website ini menggunakan cookie untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik.